Penghargaan FTJ 2009; Teater Amoeba Mendominasi

25 Desember 2009 | AnidaOnline.com - Setelah sepuluh hari berhasil mementaskan 16 lakon yang dibawakan oleh para finalisnya, gelaran Festival Teater Jakarta ke-37 tahun 2009 ini sampai pada puncaknya, Rabu Malam (23/12) di gedung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara tersebut juga menandai ditutupnya festival tahunan yang diselenggarakan oleh Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta. Para dewan juri yang terdiri dari Putu Wijaya, N. Riantiarno, Amak Baldjun, Tony Prabowo, dan Seno Joko Suyono, menilai bahwa para peserta festival yang berkompetisi di ajang ini sudah lebih maju dan matang dalam menampilkan pementasan. 

Malam Anugerah FTJ 2009
“Pada dasarnya, semua peserta festival telah menampilkan performa terbaik mereka. Kalaupun ada beberapa kesalahan itu sifatnya teknis. Menurut saya, karya-karya para peserta ini menunjukkan kabar gembira bagi dunia teater Indonesia karena sesungguhnya geliat teater nusantara belum akan mati,” jelas Putu Wijaya, selaku Ketua Dewan Juri Festival.

Namun, Arswendi Nasution, Ketua Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta, dalam sambutannya menambahkan bahwa para peserta FTJ tahun ini masih minim referensi serta wawasan yang dapat mendukung penampilan mereka di panggung. Oleh karenanya, Arswendi juga berpesan agar para peserta festival tidak pernah berhenti belajar dengan mengkomparasikan berbagai karya pementasan. 

“Karena itu pula tahun depan kami berencana memperluas cakupan peserta FTJ. Tidak hanya kelompok teater dari Jakarta yang bisa berpartisipasi dalam ajang ini, tapi teman-teman teater di daerah juga bisa ikutan. Dengan kata lain, skala FTJ tahun depan lebih nasional.”

Pada perayaan FTJ tahun ini, Dewan Kesenian Jakarta juga mulai memberlakukan piala bergilir yang desainnya dibuat oleh perupa Indonesia, Dellarosa Sinaga, bagi peserta yang berhasil menjadi Kelompok Terbaik FTJ. Untuk tahun ini, piala bergilir FTJ 2009 tersebut jatuh ke tangan Teater Amoeba yang mementaskan lakon “Sstt…!!!” karya Ikranegara. Sementara Teater Ciliwung yang mementaskan “Selamat Jalan Anak Kufur” dinobatkan sebagai Kelompok Favorit dan teater el Na’ma yang mengadopsi naskah karya Ryounosuke Akutagawa berhasil merebut gelar Kelompok yang dipujikan.

Tahun ini boleh jadi panggung FTJ ke-37 menjadi milik Teater Amoeba, karena hampir di setiap kategori, mereka berhasil menjadi pemenangnya. Ini dia para pemenang FTJ ke-37 tahun 2009, Joind Bayuwinanda dari Teater Amoeba (Sutradara Terbaik), Haikal Sanad dari Teater  Amoeba (Pemeran Utama Pria Terbaik), Lisa Ristargi dari Teater Cermin (Pemeran Utama Wanita Terbaik), Bobi Kardi dari teater Ciliwung (Pemeran Pembantu Pria terbaik), Levi Wilmala dari Teater Ciliwung (Pemeran Pembantu Wanita Terbaik), Eko Pujiono dari Teater Amoeba (Tata Artistik Terbaik), dan Geri Gunawan dari Teater Amoeba (Tata Musik Terbaik).

Kecuali Sutrdara terbaik, masing-masing pemenang berhak mendapatkan piala FTJ dari DKJ dan uang tunai sebesar Rp. 2.000.000, sedangkan bagi Sutradara Terbaik yang telah terpilih Rp. 5.000.000. Kelompok Terbaik FTJ juga berhak atas hadiah uang tunai Rp. 25.000.000,- plus Rp. 15.000.000,- untuk biaya produksi pementasan ulang yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki.

Annida-Online juga mengucapkan selamat bagi para pemenang FTJ ke-37 tahun ini Bagi mereka yang belum menang, terus semangat dan jangan pernah berhenti berkarya! Sampai jumpa di FTJ tahun depan!  [nyimas]

No Response to "Penghargaan FTJ 2009; Teater Amoeba Mendominasi"

Posting Komentar

Silakan meninggalkan komentar anda. Mohon tidak meninggalkan pesan yang mengandung unsur SARA dan pornografi.Trimakasih

Admin KoranTeater

PicPanda.com
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme