Teater, Alternatif Penyembuhan Penyakit Alzheimer

CHICAGO - Banyak pasien Alzheimer yang baru terdiagnosis setelah memasuki fase stres. Mereka menyadari bahwa sudah kehilangan ingatan, sementara itu mereka tahu bahwa jika sudah seperti itu, maka tidak akan lagi dapat merawat diri sendiri.

Tim peneliti dari Chicago, melakukan pengujian ide baru melalui permainan teater tanpa naskah yang dapat mempengaruhi kesehatan pasien Alzhimer.

"Improvisasi adalah segala sesuatu mengenai sebuah momen, bagi seseorang dengan kehilangan memori merupakan tempat yang sangat aman," kata Mary O'Hara, seorang pekerja sosial di Neurology Kognitif dan Pusat Penyakit Alzheimer di Northwestern University Feinberg School of Medicine.

"Mungkin mengingat tentang masa lalu membuat orang agak cemas atau bahkan sedikit sedih karena mereka mengalami kegagalan. Namun dengan berpikir tentang masa depan terlalu banyak juga dapat merangsang kecemasan. Jadi berada di momen ini adalah hal yang aman dan tempat yang baik untuk mereka," jelas O'Hara, seperti dikutip npr, Senin (15/8/2011).

Para peneliti yang bekerja di Northwestern memenangkan Tony Award dari perusahaan teater Lookingglass. Sudah ada program teater yang menggunakan improvisasi untuk pasien Alzheimer pada tahap akhir dari penyakitnya, tetapi ini merupakan kolaborasi unik karena ini bisa menjadi tahap awal dalam penyembuhan pasien.

"Tidak dibutuhkan pengalaman untuk melakukannya, ada naskah dan mereka tidak perlu menghafalnya," cetusnya.

Hara juga menambahkan bahwa mereka melakukannya untuk mengembangkan potensi kreatif mereka. Dan mereka sangat sukses melakukan hal itu.

Salah satu penggagas improvisasi menjadi sempurna jika melakukan kerjasama dengan orang pengidap demensia. Jadi sesuatu yang penting disini ialah apa pun jawaban seseorang datang ke sini, kita semua akan melakukan pekerjaan itu," ungkap Christine Maria Dunford, pimpinan kelompok pemain pemula dari Lookingglass.

Peneliti tidak berharap permainan seperti ini berguna untuk menghentikan atau memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer, tetapi mereka sedang menyelidiki apakah melibatkan kemampuan kreatif, merupakan tahap awal dalam proses penyembuhan pasien.

Sebelum dan setelah program yang berjalan selama delapan minggu, peserta dan keluarga mereka dimintai serangkaian pertanyaan, guna memeriksa dan melihat bagaimana perubahan serta apa saja jawaban mereka.

"Kami meminta orang untuk memberitahu kami bagaimana perasaan mereka tentang kesehatan fisik mereka dan suasana hati mereka," kata Darby Morhardt, profesor asosiasi penelitian di Northwestern.

"Ketika kami berpikir tentang orang-orang pengidap Alzheimer dan demensia, kami berpikir tentang orang-orang yang kehilangan keterampilan setiap hari. Tapi di sini, mereka juga belajar beberapa hal baru," simpul Dunford.

Hal ini dapat memberikan mereka rasa percaya diri bahwa mereka mampu untuk mencapai hal ini. Karena kesempatan mereka untuk berhasil melakukan sesuata dalam kondisi mengidap Alzheimer tidaklah banyak.

Sumber:http://techno.okezone.com/read/2011/08/15/56/492298/bermain-teater-alternatif-penyembuhan-alzheimer

No Response to "Teater, Alternatif Penyembuhan Penyakit Alzheimer"

Posting Komentar

Silakan meninggalkan komentar anda. Mohon tidak meninggalkan pesan yang mengandung unsur SARA dan pornografi.Trimakasih

Admin KoranTeater

PicPanda.com
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme